Foldnew. Id.MALDA, INDIA —9 September 2026 . Momen menggetarkan terjadi di wilayah Malda, Benggala Barat, India. Sebuah kuil Siwa yang diperkirakan telah berusia hampir 150 tahun akhirnya ambruk dan terseret ke Sungai Gangga setelah tanah di sekitar fondasinya terus terkikis akibat erosi sungai.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Muliram Tola, blok Ratua-I, di bawah Mahanandatola Gram Panchayat. Video yang memperlihatkan detik-detik terakhir bangunan kuil tersebut berdiri kemudian beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, bangunan kuil tampak berada di tepi sungai yang terus mengalami pengikisan. Perlahan, bagian tanah di bawah bangunan kehilangan penyangga. Kuil kemudian miring dan dalam waktu singkat runtuh ke dalam derasnya aliran Sungai Gangga.
Warga yang berada di sekitar lokasi hanya dapat menyaksikan bangunan bersejarah tersebut menghilang ke dalam sungai. Peristiwa ini menjadi gambaran nyata betapa kuatnya dampak erosi terhadap kawasan permukiman dan bangunan yang berada di sepanjang bantaran sungai.
Erosi Sungai Gangga Semakin Mengkhawatirkan
Runtuhnya kuil tersebut bukan satu-satunya dampak erosi di kawasan Malda. Sejumlah wilayah di sepanjang bantaran Sungai Gangga juga dilaporkan menghadapi ancaman kerusakan rumah, lahan pertanian, jalan serta fasilitas umum akibat pengikisan tanah yang terus berlangsung.
Kondisi semakin mengkhawatirkan ketika permukaan air sungai meningkat. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan pun menghadapi ancaman kehilangan tempat tinggal apabila erosi terus bergerak mendekati permukiman.
Bagi masyarakat setempat, hilangnya kuil tersebut bukan sekadar kerusakan sebuah bangunan. Kuil yang telah berdiri selama puluhan tahun itu juga menjadi bagian dari kehidupan dan aktivitas keagamaan warga selama beberapa generasi.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perubahan kondisi sungai dan erosi bantaran dapat mengancam bangunan bersejarah maupun kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
(Reina)




